next destination : gorontalo

Tuesday, July 29, 2008 | 4 Comments

Akhirnya SK (Surat Keputusan) datang juga. Kamis (24/07/2008) sore tempo hari GM menyerahkan di ruang kerjanya. Selembar kertas putih dalam amplop coklat bertuliskan lokasi penempatan: cabang Gorontalo.

Berarti sesuai dengan proyeksi yang dikirim kantor wilayah ke kantor pusat. Artinya, SK Makassar (untuk sementara) tinggal kenangan. Paling juga cuma setahun di Gorontalo. I wish, hehe...

Beberapa orang ada yang mengalami pergeseran lokasi, ada juga karatan di tempat yang sama. Untuk angkatanku, kondisinya seperti ini:
  1. Megacule -- dari Kotamobagu ke Gorontalo (mari berdoa, semoga cuma setahun dan balik ke Makassar tercinta:)
  2. Ririn -- dari Kotamobagu ke Manado
  3. Yusron -- tetap di Kotamobagu
  4. Anggi -- tetap di kanwil
  5. Bayu -- tetap di Tomohon
  6. Febri -- dari Lahendong ke Tahuna (untung dia jago renang!)
  7. Rodif -- tetap di Manado
  8. Made -- dari kanwil ke Palu

Begitulah akhirnya kisah kasih kami selama setahun. Hehehe. Saatnya menggerakkan perekonomian Gorontalo. Mantos, Mega Mal, Multimart, Paris, Abdi Karya.....adios!

Malam sehabis terima SK, hujan deras mengguyur Manado. Jeng jeng jeng jeng!! Petir menyambar di antara pekatnya awan, sementara jalanan lengang. Tak ada tanda-tanda kehidupan. Sesosok manusia berpayung melangkah pelan meninggalkan wisma LS. Siapakah dia? Apa yang akan dilakukannya? Aaahhhh....

Hehe..tenang kawan. Itu cuma salah satu obsesiku, menjadi dubber di sandiwara radio. Gara-gara dulu waktu kecil tiap hari "diracuni" Ibuku Malang Ibuku Tersayang, Galang Gemilang, Nenek Lampir, Saur Sepuh, Brama Kumbara, dll. Jadi dubber waktu itu mungkin serasa jadi bintang sinetron saat ini.

Kembali ke PC (soalnya belum punya laptop:). Jadi saya keluar dari LS waktu malam dan hujan. Untung saya baru beli payung di Fresh Mart. Murah. Cuma Rp 10.400. Tidak pakai acara tawar-menawar lagi. Motif bunga-bunga warna hijau. Cantik, deh. Lipat 3 pula. Ah...senangnya punya payung:)

Nda moko brenti?? Hehe...peace ces. Iya, saya keluar itu dalam rangka memenuhi ajakan para penghuni LS. Heran deh, mereka yang kost di sana, tapi malah lebih sering saya yang tinggali. Sebenarnya siapa sih yang nge-kost. Mereka atau saya? Belum lagi masalah cucian. Saya ini sudah numpang, masih juga suka nitip pakaian kotor. Untung ibunya baik. Makasih ya, Bu.

Panace* mentong ini anak. Iye, serius mi ple. Penghuni LS sedang karaoke (yeah, i know you'll saya "lagi?") di Nav. Kali ini dengan menghadirkan guest star: Ronald dan Libra. Sekantor dengan DJ, tapi mereka berdua di bagian network operation (NO). Kenapa DJ agak memaksa supaya saya ikut? Karena Ronald orang Gorontalo, dimana dengan hadirnya dia bisa memberi pencerahan kepadaku mengenai provinsi yang terhitung new comer di negara ini.

"Tenang meki saja. Di sana asik ji. Memang tidak ada mal, tapi adaji Gelael sama KFC."
Hoho...kenapa ini yang jadi point pertama yang Ronald bahas? Jangan-jangan di jidatku sudah bisa terbaca "addicted to mall". Huehehe.
"Nanti saya hubungi teman-teman SMP-ku. Terpencar-pencar mi sebenarnya, tapi masih adaji itu disana sebagian."
Ah, kamu Nald. Paling tahu saja kalau salah satu pertanyaan yang ada di kepalaku: siapa yang bakal saya ajak hang-out bareng di sana? Anak SMP juga oke. Loh?! Hehehe.
"Di sana gampang ji dapat makanan. Nda kayak di Manado, kita harus hati-hati."
Penjelasan yang sangat penting untuk orang yang malas masak.
"Biasanya anak-anak muda nongkrong di menara."
Anak muda? Gue banget!:D

Saya benar-benar tercerahkan dengan penjelasannya Ronald. Terima kasih, ces. Sayang, dirimu sebentar lagi cabut ke Irian. Coba kalau balik ke kampung, jadi ada temanku di sana. Tapi, apapun yang terjadi, saya siap. Walau di sana saya mesti dihadapkan dengan David Cook. Mau kaaa...

Gorontalo, nantikan daku disana. Tadi sempat googling dirimu. Tapi yang situs resmimu sementara dibangun. Jadi tak mengapa 'kali ya, kalau saya mengintip situs yang lain. Supaya saya bisa mengenal dirimu. Kata orang, tak kenal maka tak sayang. Karena saya bakal tinggal di sana, saya harap kita bisa saling menyayangi. Saya kenal kamu, kamu juga kenal saya. Jadi, sering-sering buka http://megacule.blogspot.com/ ya, Gor? Ahaha...sekarang saya punya panggilan sayang untukmu. "Gor". Co cuit....


*panace = panai' cera = bikin naik darah

4 people screaming:

Anonymous said...

semangat ces....saya yakin gorontalo okey...
saya doakan paling lama setahun n balik lg ke makassar ok...

megacule said...

@ anonymous
makasi ces. dimana pun, insya Allah itu yang terbaik.

silly said...

wahhh, bacanya seru cess, hehehehe

kami sekeluarga pernah tinggal di makassar krn papa saya pernah tugas disana selama 3 thn, jadi saya SMP di sana (SMP Neg.6 jl. A.Yani kalo gak salah), hehehe.

Pokoknya sukses ki di gorontalo nah. Pasti ada yg TERBAIK yg dia persiapkan untuk anda disana. Percaya moko, pasti!!! :D

Salam hangat dan sukses selalu,
Silly

megacule said...

@ silly:
astagaaaa....ternyata pernah ki juga tinggal di makassar?
hehe...nda sangka ku.

silly, wanita metropolitan yang anggun dan penuh percaya diri, ternyata pernah sekolah di dekat sekolahku SMP 5, jalan Sumba No.9, makassar!!!

huehehe...makasi banyak ces. yes, pasti ada yang TERBAIK di gorontalo.

kapan2 kalo mo ke main ke gorontalo atau makassar, kabari ka nah kak silly? (hehe..stop mi panggil mbak, deh)

smangat ki k silly!:)

About

read, and you will know